Selasa, 04 Maret 2014

TEKNOLOGI WEB DINAMIS, My SQL, dan PHP

A. WEB dinamis, My SQL, dan PHP
a.       Website dinamis
Website dinamis adalah website yang dapat menampilkan hamalan-halaman web dengan informasi yang selalu berubah secara atraktif dan dapat berinterkasi dengan user. PHP sangat bagus digunakan untuk membuat website dinamis. Karena, PHP tidak dapat menyimpan informasi sendiri, maka diperlukan sebuah database untuk menyimpan informasi yang ditampilkan. MySQL adalah salah satu pilihan dalam mengembangkan website dinamis dengan PHP. MySQL sangat mudah diakses dari PHP. Kelebihan PHP dan MySQL adalah dapat berjalan di semua sistem operasi. Bagi kebanyakan orang sebuah halaman web adalah sebuah halaman web, yang dibuka dengan browser dan menampilkan informasi. Ada halaman web yang menampilkan informasi yang tidak berubah dan ada juga yang menampilkan informasi yang selalu berubah atau informasi terbaru seperti berita. Halaman web yang menampilkan informasi yang tidak berubah disebut dengan halaman statis, yang relatif mudah untuk dibuat. Seseorang membuat document HTML secara manual atau menggunakan tool seperti dreamweaver dan meng-uploadnya ke server sehingga bisa dikunjungi oleh pengguna. Jika diperlukan perubahan maka tinggal menggantinya dengan yang baru. Halaman yang menampilkan informasi yang selalu berubah disebut dengan halaman dinamis. Halaman web dinamis juga di bentuk dari HTML tapi tidak sesimpel halaman statis. HTML ini dibentuk menggunakan bahasa pemrograman misalnya PHP, dimana informasi yang ditampilkan disimpan dalam sebuah "tempat penyimpanan", yang umumnya dalam sebuahdatabase seperti MySQL. Website yang menampilkan halaman dinamis disebut website dinamis, misalnya website yang menampilkan berita sehari-hari yang tiap harinya menampilkan informasi yang berbeda.
b.      PHP
Larry Ullman dalam Visual QuickPro Guide PHP 6 and MySQL 5 for Dynamic Web Sites (2008) mengatakan, PHP originally stood for “Personal Home Page” as it was created in 1994 by Rasmus Lerdorf to track the visitors to his online résumé. As its usefulness and capabilities grew (and as it started being used in more professional situations), it came to mean“PHP: Hypertext Preprocessor.”.PHP adalah bahasa pemrograman yang didesain untuk menghasilkan halaman web secara interaktik pada komputer yang menyimpannya / mengeksekusinya, yang disebut dengan web server. PHP dapat di-embedded dengan HTML, yang artinya anda dapat menggunakan HTML di dalam PHP atau menaruh script PHP dalam HTML tag. PHP dijalankan di server untuk membentuk tag HTML, kemudian server mengirimkan halaman yang diminta oleh pengguna. PHP merupakan bahasa script yang digunakan untuk membuat halaman web yang dinamis. Dinamis berarti halaman yang akan ditampilkan dibuat saat halaman itu diminta oleh client. Mekanisme ini menyebabkan informasi yang diterima client selalu yang terbaru. Semua script PHP dieksekusi pada server dimana script tersebut dijalankan. Oleh karena itu, spesifikasi server lebih berpengaruh pada eksekusi dari script PHP daripada spesifikasi client. Namun tetap diperhatikan bahwa halaman web yang dihasilkan tentunya harus dapat dibuka olehbrowser pada client. Dalam hal ini versi dari html yang digunakan harus didukung olehbrowser client.
c.       My SQL
MySQL adalah database manangement system untuk relational database atau RDBMS. Database secara ringkas adalah kumpulan data yang mungkin bisa text, bilangan, binari file, yang disimpan dan diorganisir oleh DBMS. MySQL adalah RDBMS gratis yang merupakan saingan dari RDBMS yang berbayar seperti Oracle dan Microsoft SQL Server.Walapun PHP sangat bagus dalam membangun website dinamis tetapi PHP tidak dapat menyimpan informasi pada dirinya sendiri. Karena PHP adalah bahasa pemrograman. Sehingga anda memerlukan database untuk menyimpan informasi tersebut. MySQL adalah salah statu pilihan dalam mengembangkan website dinamis dengan PHP. MySQL sangat mudah diakses menggunakan PHP
B.     Hubungannya dengan sistem peminjaman buku
Diatas telah disebutkan My SQL adalah data base, jadi dalam sistem peminjaman buku My SQL membentuk database dimana biasanya dalam sistem ini database berupa database peminjam buku dalam hal ini peminjam, database buku-buku dalam perpustakaan , dan database peminjaman buku.
            PHP merupakan pemrograman yang didesain untuk menghasilkan halaman web secara interaktik pada komputer yang menyimpannya / mengeksekusinya, yang disebut dengan web server. PHP membuatkan program yang natinya menghubungkan My SQL ke dalam web.
            Sistem propose yang saya usulkan pada tugas pertama menambahkan sebuah jaringan internet dan sebuah komputer untuk membantu peminjam mencari data tentang buku yang akan dicari. Dengan adanya My SQL yang berfungsi sebagai database dan PHP sebagai program penghubung database ke web maka teknologi web dinamis dengan penggunaan My SQL dan PHP sangat membantu.

Hal ini juga menjawab pengujian Black Box Testing, dimana adanya tempat untuk menginput data tentang buku, database anggota, dan database peminjaman buku.

Tugas 1 2 SIMBAD

Tugas Individu
Sistem Basis Data


RANCANGAN SISTEM PEMINJAMAN
BUKU

  














OLEH:
YUNITA INDRASWARI
H12111254




PRODI STATISTIKA
JURUSAN MATEMATIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2014



1.     Sistem yang sedang berjalan (Current System)
Proses peminjaman buku di perpustakaan. Peminjam langsung ke tempat/rak tempat buku yang dia cari,setelah mendapat buku peminjam membawa ke petugas perpustakaan dan penyerahkan buku disertai kartu anggota perpustakaan. Jika tidak memiliki kartu peminjam wajib membuat. Di tempat petugas , akan dicatat data tentang peminjaman buku serta lama peminjaman. Setelah input data peminjam baru bisa membawa buku yang dipinjamnya.

Kelemahan dari sistem yang sedang berjalan ini terdapat pada waktu pencarian buku. Bila langsung di arahkan ke rak belum tentu buku ini akan ditemukan. Kelemahan lainnya terletak pada penggunaan kode buku yang dicari.

2.      Sistem yang diusulkan (proposed system)
Sitem yang saya usulkan untuk peminjaman buku. Dalam current system kelemahannya terdapat pada waktu yang digunakan. Saya usulkan untuk menggunakan komputer dan penggunaan jaringan di perpustakaan. Jadi , peminjam datang ke perpustakaan langsung mencari data mengenai buku yang dicari dikomputer yang disediakan, dalam komputer sudah tersedia data mengenai buku. Setelah data buku di dapat peminjam mengambil buku di tempat dan membawa langsung ke petugas perpustakaan untuk diinput lagi data peminjamannya.


Sistem ini menggunakan komputer dan jaringan. Jadi peminjam dapat langsung mengetahui apakah buku tersedia , dimana letak bukunya, dan mengurangi lagi waktu untuk mencari bukunya.

1.      Data Flow Diagram (DFD)
Diagram konteks (level 0)

Diagram Berjenjang





2.      UML diagram
SDLC ( System Development Life Cycle)


Use-Case Diagram
Use case adalah abstraksi dari interaksi antara system dan actor. Use case bekerja dengan cara mendeskripsikan tipe interaksi antara user sebuah system dengan sistemnya sendiri melalui sebuah cerita bagaimana sebuah system dipakai. Use case merupakan konstruksi untuk mendeskripsikan bagaimana system akan terlihat di mata user. Sedangkan use case diagram memfasilitasi komunikasi diantara analis dan pengguna serta antara analis dan client.

Dalam kasus yang di bahas, Peminjam buku akan membuat kartu anggota perpustakaan kemudian memilih buku yang ingin dia pinjam. Setelah memilih peminjam menyerahkan buku ke petugas perputakaan untuk mencatat dan menentukan batas dan waktu peminjaman buku. Biasanya di perpustakaan besar akan ada data base dalam komputer yang berisi semua data buku dan peminjamannya, jadi petugas menginput data peminjaman ke dalam data base. Kekurangan sistem ini cuman terletak pada efektifitas waktu, biasanya melalui proses yang lama karena setelah ditulis di buku di input lagi ke data base perpustakaan.



Definisi Kebutuhan Sistem
Kebutuhan fungsional
1.         Sistem menyediakan informasi buku-buku yang tersedia dan data-data anggota perpustakaan
2.         Sistem mempermudah peminjaman buku dan menyediakan informasi kapan buku tersebut akan dikembaliikan.
3.         Sistem meminimalisir kesalahan yang mungkin terjadi dalam proses peminjaman buku.

Kebutuhan data
Kebutuhan data dalam system informasi meliputi :
1.      Data peminjam
2.      Kode buku dan data buku

Kebutuhan teknologi
Komputer
Komputer digunakan untuk melakukan penginputan data peminjam, data buku, tanggal peminjaman, dan tanggal pengembalian buku.

Akan dilakukan pengujian terhadap sistem propose peminjaman buku di perpustakaan




Black Box Testing
Pengujian :
1.      Apakah sistem menyediakan tempat untuk melakukan penginputan data kode buku?
Alasannya agar petugas perpustakaan dapat melakukan penginputan kode buku
2.      Apakah sistem menyediakan tempat untuk melakukan penginputan data peminjam buku?
Alasannya agar petugas perpustakaan dapat mengetahui identitas peminjam dan peminjam dapat diketahui anggota perpus atau bukan
3.      Apakah sistem menyediakan tempat untuk melakukan penginputan tanggal peminjaman?
Alasannya untuk kejelasan peminjaman buku sehingga peminjam betul-betul tau buku ini.
Pengujian Kinerja
1.      Berapa lama waktu yang dibutuhkan  untuk mencari informasi di komputer?
Alasannya agar peminjam mengetahui estimasi waktu yang dibutuhkan untuk melakukan peminjaman buku
2.      Berapa lama waktu yang dibutuhkan  untuk menginput data peminjam?
Alasannya agar peminjam mengetahui estimasi waktu yang dibutuhkan untuk melakukan peminjaman buku
3.      Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan buku setelah menginput data peminjam?
Alasannya agar peminjam tidak terlalu lama menunggu pada saat proses peminjaman
Pengujian Akseptansi
1.      Apakah peminjam tidak perlu menunggu lama dalam penginputan data peminjaman buku?
Alasannya agar peminjam sudah memperkirakan waktu yang dia butuhkan dalam peminjaman
2.      Apakah peminjam puas dengan layanan yang ada di perpustakaan?
Alasannya agar peminjam bisa kembali menikmati layanan yang ada di perpustakaan jika dia puas
3.      Apakah peminjam puas dengan sistem yang ada?
Alasannya agar diketahui sistem berjalan dengan baik dan mengetahui kekurangan dari sistem
Pengujian Data Driven
1.      Apakah jika kita melakukan penginputan data ada konfirmasi dari pihak perpustakaan?
Alasannya agar kita yakin data yang telah diinput sudah ada di data base perpustakaan
2.      Apakah tidak ada kesalahan dalam pencarian data buku di komputer?
Alasannya agar peminjam dapat mengambil langsung buku bila datanya benar
3.      Apakah tidak terjadi kesalahan dalam penginputan kode buku?
Alasannya tidak lagi mengulur waktu bila terjadi kesalahan
Pengujian Unit Test
1.      Apakah ketika memasukkan data buku, komputer dapat memperoleh data yang benar mengenai buku yang dicari?
Alasannya, hal ini dapat mengurangi beban peminjam
2.      Apakah ketika memasukkan data peminjam sistem dapat mengenalinya?
Alasannya peminjam tak lagi dirugikan karena sistem sudah mengenal
Penguujian Module System
1.      Apakah saat mencari data tentang buku di komputer , data bukunya tersedia?
Alasannya agar peminjam mengetahui apakah buku yang dia cari ada
2.      Apakah kode buku / data buku sesuai dengan buku yang sebenarnya?

Alasannya , agar tidak ada lagi kesalahan dalam pengimputan, dan kode buku sudah sesuai dengan sebenarnya